Archive for the ceritakupukupu Category
kamu…
Posted in ceritakupukupu on November 19, 2008 by cusnulHow can we find any answer??
Kenapa aku sering memikirkanmu?
Baru saja, ketika akumenggosok gigi sembari menatap bayangan di cermin, saat air dari shower mengguyur badan ini, saat suapan sendok pertamaku, saat langkah-langkah kecilku ke pasar, dan saat malam menggelayutiku dan akhirnya aku sendirian lagi di kamar.
Saya tahu kamu pasti datang!
Tapi, Jujur saja, aku masih takut akan kedatanganmu. Aku tak mengenalmu sama sekali. Bekalku juga kurasa belum cukup untuk menjamumu. Menulis inipun aku tambah bergidik, bagaimana jika kau datang 5 menit lagi? Akankah setelah itu aku lenyap tak bersisa atau masih bisa merasakan dinginnya tanah coklat yang menguburku segunduk demi segunduk , dan akhirnya gelap, ataukah arwahku mampu menyaksikan dari atas siapa-siapa yang menangis untukku?
Jika sudah begitu, Dunia ini serasa bagai sebuah ilusi, tak terlalu berarti lagi karena kamu. Lalu, Aku hanya ingin sendiri, melepaskan semua kehedonan disekelilingku.
Sungguh benar ketika Pramodya menuturkan “Dan di dunia ini manusia bukan berduyun-duyun lahir di dunia dan berduyun-duyun pula kembali pulang…seperti dunia dalam pasar malam. Seorang-seorang mereka datang dan pergi. Dan, yang belum pergi dengan cemas-cemas menunggu saat nyawanya terbang entah kemana…” (Bukan Pasar Malam).
Yah, aku ingin menyendiri, mungkin aku pun jadi rajin bersujud kepadaNya, karena takut juga karena mengharap sebuah jawaban. JAWABAN; what is this life for?
so…
Posted in ceritakupukupu on November 13, 2008 by cusnullets juggling
lets smile
peace is in our heart.
rindu
Posted in ceritakupukupu on November 8, 2008 by cusnulSaya merindukan romantisme. Saya menginginkan fluktuasi. Saya mencari, saya ingin ditemukan.
Akhir-akhir ini, saya lebih sering duduk di bangku penonton. Saya hanya bisa berimaji dan berbayang tentang perasaan lelakon dalam drama yang saya lihat; cinta dan jatuh. Perasaan itu, seolah memang rasa itu jauh sekali dari saya, kurindui sangat. Tentang dia dan senyuman yang merekah, tentang sedang apakah dia, tentang debar jiwa, tentang benci menunggu, tentang berjalan berdua disenja dan berharap waktu membeku, tentang masakan spesial untuknya, tentang baju ini akan membuat saya cantik di depannya, tentang jangan datang dulu karena saya belum mandi dan dandan- tak ingin kelihatan jelek di depanmu, tentang saya lelah tapi saya tahu kamu butuh saya maka saya tetap datang, dan tentang doa saya di malam-malam agar kita selalu bersama dan bahagia, tak apa untuk jatuh dan bangun berdua namun toh akhirnya kita bahagia.
Lalu, dimana kamu?
Sungguh nelangsa saya, karena saya tak memiliki perasaan ini untuk siapapun saat ini, bahkan, meskipun perasaan ini tak berbalas, akan masih lebih baik karena saya tengah mencinta seseorang. Imaji tentang kamu pun saya malas melukisnya. Apakah kamu tinggi dan kaukasian? Ataukah korea yang sedang saja dan chubby? Ataukah kamu yang tinggal di seberang apartemenku? Atau seseorang dari lantai 10?
Ada apa dengan saya?
Ada apa dengan saya? Sejak kapan saya berhenti bermimpi? Lelahkah saya? Jatuh kemarin memang bertubi, dan memar itu belum juga hilang. Namun saya sama sekali tak mendendam pada cinta, saya masih mencari, hanya saja tak tahu kemana?
Sosokmu masih gelap, saya hanya melihat saya dan kamu berpayungan di tengah hujan deras di sebuah kota 4 musim. Cuaca hari itu begitu dingin namun hati kita begitu hangat…………
saya, kamu, dan Dia..
Posted in ceritakupukupu on October 16, 2008 by cusnulWhat are you afraid of dear??
Fear?? What is it??
Sungguh, aku butuh menghela nafas saat itu..
Saya rasa , saya belum mengenalmu…
Belum mengenal Dia..
Sungguh jauh saya denganmu dan Dia,
Lalu, pertanyaan selanjutnya adalah;
Apa yang kita cari?
Suatu hari saya takut mati, tapi bukankah sang ajal akan datang juga?
Lalu, adakah gunanya saya takut?
………………………………………..
………………………………………..
Beberapa hal tak akan pernah bisa saya atur seperti yang saya mau,
Tapi saya bisa mengatur diri saya,menjadi apapun yang saya kehendaki,
Maka dari itu Ijinkan saya mengenalmu
ketika kamu takut, ijinkan saya memberimu rasa aman
ketika kamu tersesat, ijinkan saya menggengam tanganmu, lalu menemukan jalan pulang itu bersama,
Lalu kita akan menghela nafas bersama
Dan saat itu hanya akan ada;
Kesadaran.
Posted in ceritakupukupu on September 17, 2008 by cusnul
so beautiful so lost..
aku menatapmu dari kejauhan, hanya itu yang bisa kulakukan, juga berdoa untukmu, sungguh kumohon jangan berhenti percaya bahwa kamu bisa menggapai semua mimpimu.
Aku tahu,
kamu merasa bahwa semuanya kemalangan ini tak akan berakhir saat ini, tapi yakinlah, ini hanya cara alam mendidikmu untuk mengecapi makna setiap kebahagiaan yang telah kamu dapatkan dan akan kamu dapat lebih lagi di masa depan. Saat ini pun , kamu bisa mulai bahagia mulai dengan menghargai hal-hal kecil yang kamu dapatkan ; aku bahkan bisa sangat bahagia karena aku baru saja membeli sprei baru, aneh bukan? its simpler as that.
dan, aku ingin tetap berada di sini sekarang, dimana hidup penuh dengan anugrah jika aku dan kamu mau menyadari. Dan jika memang kita harus tersandung dan jatuh, Alam selalu menyediakan apa yang kita butuhkan di saat yang tepat ; aku selalu mensyukuri anugrah ini; anugrah yang bernama “sahabat”. Kamu tak harus sendirian melalui semua ini. (bahkan kini seorang asing tengah berdoa untukmu..)
dan kamu juga tak pernah sendirian dalam berbagi kebahagian hidup. Mereka selalu ada; sahabat jiwa.





